ticker

6/recent/Ticker-posts

Asah Kepedulian Terhadap lingkungan, Warga Bebersih Sungai Cikapundung Bandung

 


BANDUNG, AZYZNEWS- Hari Minggu bukan jadi alasan untuk bermalas-malasan di rumah. Seperti aksi bersih-bersih Sungai Cikapundung yang dilakukan oleh River Cleanup, puluhan karyawan Accor Group, serta warga kota Bandung pada Minggu (5/6/2022).

Bebersih sungai di hari libur jadi kegiatan positif dan mendapat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat. Seperti Riki (34), yang membawa serta suami dan anaknya untuk mengasah kepedulian terhadap lingkungan.

"Sebetulnya tidak ada alasan khusus ikut ini, lebih ke panggilan jiwa. Saya punya keinginan untuk mencari wadah yang menggelar aksi kepedulian lingkungan. Tidak banyak orang yang minat, jadi kalau hanya bergerak sendiri juga sulit. Kalau rame-rame pasti akan lebih semangat," tutur Riki, Minggu (5/6/2022).

Ia mengaku memiliki konsen yang cukup tinggi akan persoalan lingkungan. Menurutnya aksi seperti inilah yang ia cari, agar memahami alur yang harus dilakukan dalam misi menyelamatkan bumi.

"Saya dirumah terbiasa memilah sampah organik dan non organik. Saya punya tujuan untuk memiliki bank sampah dan mengarahkan RT RW setempat, tapi masih riset sebanyak-banyaknya," ujar guru yang sedang menempuh magister pendidikan masyarakat ini.

Aksi ini diselenggarakan Accor Hotel Group bekerjasama dengan penduduk Kampung Tjiabarani dan River Cleanup dalam rangka merayakan hari bumi dua bulan yang lalu. Menggunakan pendekatan edutainment, mengajak masyarakat bebersih sungai dengan kegiatan yang menyenangkan.

"Accor West Java yang terdiri dari 12 hotel, bekerjasama dengan River Clean Up Jabar untuk melaksanakan acara joging dan bersepeda sambil membersihkan Sungai Cikapundung. Langkah sederhana ini harapannya mampu memotivasi masyarakat agar berhenti mencemari lingkungan terutama dengan sampah plastik," ujar Engkun Kurniawan, General Manager Grand Mercure Bandung Setiabudi.

Mengasah kepedulian akan keberadaan sampah yang tidak semestinya, tentu bukan hal yang mudah. Beberapa organisasi terbentuk sebagai penggerak masyarakat agar memiliki kesadaran menjaga kebersihan. Salah satunya seperti yang dilakukan River Cleanup Indonesia di Sungai Cikapundung.

"Hari ini kami mengajak teman-teman dari industri dan masyarakat Bandung untuk bebersih Sungai Cikapundung. Sungai ini adalah salah satu anak sungai yang bermuara ke Citarum, yang tahun lalu menjadi sungai paling tercemar di bumi ini," ujar Muhammad Anugrah Basysyar, Project Manager River Cleanup Indonesia.

Egar, begitu sapaannya, menjadi leader yang mengarahkan puluhan relawan untuk membersihkan hulu sungai. Ia mengarahkan relawan untuk membersihkan sampah namun tetap memantau keselamatan agar tak hanyut oleh arus sungai.

"Kami mencari titik yang mungkin diakses, serta aman dan nyaman untuk mengenalkan ke segala usia akan kebersihan lingkungan. Dimulai dari hulu, untuk dieksplor ke titik lain dengan perahu karet. Ada dua perahu dari kerjasama dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Bandung," terang Egar.

Egar juga menambahkan harapannya agar Kota Bandung bisa lebih banyak agenda yang berkaitan dengan lingkungan, untuk menjalin kepekaan dan kerjasama antar organisasi hingga pemerintah.

"Semoga lebih banyak kerjasama dan kolaborasi dari beragam elemen masyarakat. Di Bandung akan terbentuk simpul kolaborasi sederhana, tapi bisa saling bertemu untuk wujudkan perubahan perilaku agar lebih peduli lingkungan," tutup Egar. (Red./Dodi S)

Posting Komentar

0 Komentar