ticker

6/recent/Ticker-posts

Bambang Tirtoyuliono Sebut Kehadiran LKS Tripartit Jadi Wadah Komunikasi Strategis di Kota Bandung

 


BANDUNG, AZYNEWS- Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menyebut kehadiran Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit sebagai sesuatu yang krusial di Kota Bandung.

Menurutnya, lembaga ini bisa menjadi wadah komunikasi antara serikat pekerja atau buruh, pengusaha, dan pemerintah.

Saat ini aspek industri perdagangan dan ketenagakerjaan harus didorong agar lebih maju.

“Kami melihat, semangat rekan-rekan LKS Tripartit sangat luar biasa. Kita sadar, Kota Bandung ini punya kultur ngobrol atau berkomunikasi. Hadirnya LKS Tripartit merupakan wadah komunikasi bagi kita,” ujar Bambang di Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, Senin (5/2/2024) kemarin.

Di sisi lain, Bambang juga mendorong kolaborasi LKS Tripartit dengan pemerintah agar lebih kuat.

Berbagai fasilitas juga telah disiapkan Pemkot Bandung sebagai ruang bagi LKS Tripartit dalam berdiskusi dan membantu merumuskan kebijakan, khususnya terkait industri ketenagakerjaan.

“Pemerintah memiliki kewajiban memberi ruang yang memfasilitasi. Kita butuh kerja sama. Pemerintah, masyarakat, dan semua unsur saya rasa,” ujar Bambang.

“Jadi, mari kita manfaatkan ini sebagai ruang produktif untuk menghasilkan solusi strategis,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Ketua LKS Tripartit Kota Bandung, Hermawan mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Bandung yang senantiasa memberi ruang dan fasilitas bagi LKS Tripartit dalam berkontribusi dalam pembangunan Kota Bandung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Bandung, melalui Disnaker Kota Bandung. Kami memiliki ruang yang nyaman untuk berkontribusi,” kata Hermawan.

Beberapa aspirasi pun disampaikan olehnya, mewakili LKS Tripartit.

Salah satunya adalah sarana transportasi massal bagi para pekerja atau buruh untuk mengurangi potensi pengeluaran dari aspek transportasi.

“Kami merasa, subsidi TMB (Trans Metro Bandung, transportasi massal berbasis bus) ini sangat strategis untuk mengurangi pengeluaran buruh. Jadi, mereka bisa menggunakannya sebagai akses pulang-pergi ke tempat kerja,” bebernya.

Sebagai informasi, LKS Tripartit adalah forum komunikasi, konsultasi dan musyawarah tentang masalah ketenagakerjaan yang anggotanya terdiri dari unsur pemerintah, organisasi pengusaha, dan serikat pekerja/buruh.

Terkait isu ketenagakerjaan, saat ini Pemkot Bandung tengah berupaya menekan tingkat pengangguran di Kota Bandung yang berada di angka 8,83 persen.

Adapun beberapa upaya yang dilakukan, antara lain menggelar kegiatan bursa kerja (job fair). Terakhir, job fair di Kota Bandung membuka 4.200 lowongan kerja dari 41 perusahaan pada akhir 2023 silam. (Red./Dodi S)

Posting Komentar

0 Komentar