ticker

6/recent/Ticker-posts

Oknum Bobotoh Rusak Mobil Plat B Saat Konvoi, Ketua Viking Persib Club Buka Suara

 


BANDUNG, AZYNEWS- Polrestabes  Bandung selidiki kasus oknum Bobotoh Persib  Bandung yang merusak mobil pelat B. Kejadian ini terjadi saat perayaan keberhasilan Persib menjadi juara BRI Liga 1.

 Polrestabes Bandung pun sudah memintai keterangan kepada Vivi Listia atau korban yang mobilnya dirusak. 

"Kami sudah tindak lanjuti dengan klarifikasi kepada korban, untuk sementara sedang kami dalami," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, Ajun Komisaris Besar Abdul Rahman, melalui pesan singkat pada, Minggu (2/6/2024) kemarin. 

Menurut Abdul Rahman, berdasarkan keterangan korban Vivi bahwa aksi pengrusakan mobil itu terjadi di Jalan Garuda,  Kota Bandung, pada Jumat 31 Mei 2024. Meski demikian, korban tak mengetahui jumlah terduga pelaku yang merusak bagian kaca mobilnya. "Yang bersangkutan tidak tahu yang merusak mobilnya berapa orang," katanya.

Sementara itu Ketua Umum Viking Persib Club Tobias Ginanjar sangat prihatin atas adanya ulah oknum Bobotoh yang melakukan tindakan itu. "Kalau dari kita pertama-tama mengucapkan prihatin dan simpati terhadap korban karena bagaimanapun kejadian itu tidak dapat dibenarkan," katanya. 

Tobias pun mendorong aparat kepolisian untuk mengusut kejadian itu dan menindak tegas para pelaku. Sebab, dia menilai tindakan para pelaku telah merugikan Bobotoh yang sudah berperilaku baik saat merayakan kemenangan Persib.

"Karena dalam perayaan kemarin, yang simpati, yang barageur (baik) jauh lebih banyak tapi karena mungkin ulah satu dua orang terkesan semuanya seperti itu," lanjut dia. 

Diharapkan, dalam waktu dekat para pelaku dapat segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Diharapkan pula, peristiwa serupa tak terjadi lagi di kemudian hari. "Kita juga mengutuk lah tindakan-tindakan seperti itu, tidak membenarkan," kata dia.

Di sisi lain Tobias juga menyampaikan bagi mobil dengan plat B aman untuk datang ke  Kota Bandung Bandung. 

"Sebenernya sangat aman, saya kemarin keliling-keliling banyak yang pelat B, gak ada masalah, dan beberapa tahun juga gak ada masalah," katanya.

Oleh karena itu Tobias pun mendorong polisi khususnya Polrestabes  Bandung agar segera menangkap oknum Bobotoh yang melakukan aksi perusakan. Hal ini karena perbuatan tersebut merugikan Bobotoh secara umum yang dinilainya sudah berperilaku baik dan dewasa. 

"Bobotoh bener mah beres naronton carape terus karena rek konvoi boro-boro mikiran ngaruksak mobil batur (karena mau konvoi gak akan kepikiran merusak mobil orang lain) , gitu kan. Jadi makanya kalau ada yang kayak gitu kalau bisa jangan dibiarkan, harus ditangkap orangnya," ucap dia. 

Diketahui ketika peristiwa itu terjadi, korban Vivi bersama suami, dan anak-anaknya dalam perjalanan pulang ke Padalarang dari  Bandung. Kemudian, di perjalanan, ada sejumlah oknum Bobotoh yang berteriak ke arah mobilnya karena menggunakan plat B. 

Suami dari Vivi tak menggubris teriakan itu. Namun, hal itu malah membuat oknum Bobotoh semakin beringas. Mereka menghampiri mobil Vivi dan memecahkan kaca mobilnya. Hal tersebut sontak membuat anak-anaknya menangis kesakitan. 

Padahal, Vivi mengaku sempat berteriak mengatakan kalau dirinya juga orang  Bandung. Selain itu, dia telah coba memberitahukan bahwa ada anak-anak di dalam mobilnya.(Red./Dodi)

Posting Komentar

0 Komentar