ticker

6/recent/Ticker-posts

Polres Cimahi Gerebek Bunker yang Dipakai Persembunyian 150 Botol Miras

 


AZYNEWS, BANDUNG- Polres Cimahi menggerebek sebuah bunker yang berisikan seratusan lebih botol minuman keras (miras) di wilayah Cibeber, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, pada Kamis (8/6/2023) lalu.

Kasat Samapta Polres Cimahi, AKP Duddy Iskandar mengatakan, pelaku penjual miras itu diduga sengaja menyembunyikan miras di dalam bunker untuk mengelabui petugas.

Ia menyampaikan, penemuan bunker miras di Cibeber ini berdasarkan laporan masyarakat sekitar yang resah. Pasalnya, warga sering melihat orang berlalu-lalang sehingga mencurigai ada peredaran miras.

"Atas dasar laporan itu Tim Patroli Presisi kami mengecek, pada saat dilakukan pengecekan, secara kasat mata tidak terlihat bunkernya, tapi karena ketelitian petugas, ternyata ada bunker," ungkap Duddy, Sabtu (10/6/2023).

Bunker miras itu dalamnya kurang lebih 1,5 meter dengan ditutupi penutup lantai. Dikatakan Duddy, di dalamnya tersimpan 150 lebih botol miras dan minuman alkohol oplosan berbagai jenis.

"Yang di bunkernya kurang lebih ada 150 (botol) lebih yang kami amankan, ada juga minuman alkohol yang oplosan, macam-macam jenisnya," terangnya.

Ia menjelaskan, bunker miras berada di dalam sebuah toko yang dari luar terlihat seperti warung pada umumnya.

Pemilik toko saat ditanya petugas juga tidak terus terang mengaku menjual miras.

Namun, toko itu menurut warga buka hingga larut malam bahkan dini hari. Hal ini membuat petugas semakin curiga dan pada akhirnya menemukan bunker miras.

"Kamuflase kaya toko jual kopi, rokok, warung, sampingnya ada tambal ban," imbuh Duddy.

Polres Cimahi pun berterimakasih kepada warga karena telah melaporkan adanya dugaan perederan miras di wilayah Cibeber, sehingga polisi berhasil mengungkap adanya bunker miras.

"Kami berterimakasih banyak kepada warga yang memberi informasi ke kita. Laporannya sore hari dari warga, kebetulan kita lagi di luar, kita (langsung) ke sana," pungkas Duddy. (Red./Alin)

Posting Komentar

0 Komentar