ticker

6/recent/Ticker-posts

Bey Machmudin Minta Pemda Jabar Cek Ulang Struktur Bangunan di Wilayah Rawan Gempa

 



BANDUNG, AZYNEWS- Gempa bumi mengguncang sejumlah wilayah di Jawa Barat akhir-akhir ini. Paling parah, gempa M 4,8 terjadi pada Minggu (31/12/2023) lalu di Kabupaten Sumedang yang menyebabkan seribuan rumah rusak.

Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin mewanti-wanti seluruh daerah di Jabar untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam, termasuk gempa bumi. Bey menyebut, Jabar termasuk wilayah yang rawan terjadi gempa bumi.

"Memang ada peta yang sudah disusun, ada yang merah (zona bahaya) segala macam, artinya kita yang tinggal di Jabar harus waspada," kata Bey di Gedung DPRD Jabar, Kamis (4/1/2024) kemarin.

Untuk mengantisipasi minimnya dampak akibat gempa, Bey menginginkan struktur bangunan di wilayah-wilayah rawan agar disesuaikan. Dia mencontohkan, gempa yang melanda Jepang pada 1 Januari 2024 lalu.

Seperti diketahui, dengan letaknya yang berada di lokasi seismik aktif, Jepang memang dikenal sebagai negara rawan gempa. Sehingga pemerintah setempat sangat ketat dalam hal kebijakan perizinan mendirikan bangunan.

Selain itu, seluruh bangunan di Jepang juga wajib menjalani pemeriksaan keselamatan secara rutin setiap 10 tahun sekali untuk memastikan tetap tahan gempa dan aman untuk dihuni.

"Juga struktur bangunan harus menyesuaikan dengan kondisi. Seperti di Jepang, gempa tapi mereka (bangunan) tetap kuat," ucap Bey.

Karena itu, lanjut Bey, Pemprov Jabar akan berkordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mengecek ulang kondisi bangunan di wilayah rawan gempa. Dia juga menyatakan, bangunan yang rusak di Sumedang akan dibangun ulang dengan struktur tahan gempa.

"Kami dengan Pemkot Pemkab meminta mengecek ulang. Minimal seperti di Sumedang ini pembangunan yang rumah rusak akan menyesuaikan dengan struktur tahan gempa," pungkasnya. (Red./Annisa)

Posting Komentar

0 Komentar